Menghadapi kepunahan gletser di negaranya serta kepergian kakek-nenek tercinta, penulis Islandia Andri Snær Magnason mengubah arsip-arsipnya menjadi kapsul waktu untuk menyimpan hal-hal yang kian memudar—keluarga, kenangan, waktu, dan air.


Menghadapi kepunahan gletser di negaranya serta kepergian kakek-nenek tercinta, penulis Islandia Andri Snær Magnason mengubah arsip-arsipnya menjadi kapsul waktu untuk menyimpan hal-hal yang kian memudar—keluarga, kenangan, waktu, dan air.